Motif: Cendrawaih Kusuma Wibawa
Filosofi:
Motif Cendrawasih Kusuma Wibawa menggambarkan sosok pria utama yang mencapai kematangan lahir dan batin. Burung cendrawasih dilukiskan bukan sekadar sebagai lambang keindahan, melainkan simbol kehormatan, martabat, dan keluhuran sikap. Ia berdiri anggun, mencerminkan pribadi yang menjaga diri, tutur kata, dan tindakannya.
Unsur kusuma melambangkan nilai-nilai kebajikan yang tumbuh dari dalam diri—budi pekerti, kebijaksanaan, serta keteguhan hati. Seperti bunga pilihan, keindahan ini tidak mencolok, namun memberi makna mendalam bagi siapa pun yang memahaminya.
Makna wibawa hadir sebagai kekuatan yang tenang: kewibawaan yang tidak lahir dari kekerasan atau pamer kuasa, melainkan dari pengendalian diri, konsistensi prinsip, dan tanggung jawab. Inilah wibawa seorang pria yang mampu memimpin, melindungi, dan menjadi teladan.
Secara utuh, motif ini merepresentasikan pria berjiwa luhur, berkarakter kuat, dan berwibawa dalam kesederhanaan, selaras dengan nilai-nilai adiluhung budaya Jawa. Cocok dikenakan sebagai simbol kedewasaan, kehormatan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.







