Motif: Cendrawasih Lelana
Filosofi:
Motif Cendrawasih Lelana melambangkan keindahan yang bergerak bebas namun tetap berakar pada keseimbangan. Cendrawasih, dikenal sebagai burung yang anggun dan memesona, merepresentasikan kehalusan rasa, kecerdasan, serta daya tarik alami yang tidak dibuat-buat. Dalam motif ini, wujud cendrawasih digambarkan berpasangan dan simetris, mencerminkan harmoni antara gerak dan ketenangan, antara kebebasan dan kendali diri.
Kata Lelana bermakna perjalanan atau pengembaraan. Ia menandai proses hidup manusia yang terus bergerak, belajar, dan menemukan makna di setiap persinggahan. Perjalanan tersebut bukan sekadar berpindah tempat, melainkan pendewasaan batin—menjadi pribadi yang lebih matang tanpa kehilangan jati diri.
Ornamen pendukung berupa sulur, bunga, dan isen-isen halus menggambarkan alam sebagai ruang tumbuh yang menyertai perjalanan itu. Seluruh komposisi disusun seimbang dan terpusat, menegaskan bahwa sejauh apa pun seseorang melangkah, pusat nilai dan karakter tetap menjadi penopang utama.
Motif Cendrawasih Lelana menyiratkan pesan tentang keindahan dalam perjalanan hidup: bergerak dengan anggun, berkembang dengan sadar, dan menjaga harmoni antara kebebasan, tanggung jawab, serta kepekaan rasa.







