Nama motif: Parang Truntum Kusuma
Filosofi:
Motif Parang Truntum Kusuma merupakan perpaduan makna keteguhan, ketulusan, dan kematangan budi. Parang melambangkan kekuatan yang terus bergerak, daya juang yang konsisten, serta ketegasan dalam memegang prinsip hidup. Polanya mencerminkan langkah mantap dan keberanian menghadapi perubahan.
Unsur Truntum menghadirkan makna ketulusan dan kesetiaan yang tumbuh dari proses panjang. Ia melambangkan nilai-nilai yang tidak muncul seketika, tetapi berkembang perlahan melalui kesabaran dan kepekaan rasa.
Sementara Kusuma dimaknai sebagai keutamaan dan keindahan batin—budi pekerti yang mekar sebagai hasil dari keteguhan dan ketulusan tersebut. Keindahan ini tidak bersifat mencolok, melainkan hadir sebagai kualitas diri yang terasa dalam sikap dan laku.
Secara utuh, Parang Truntum Kusuma menyiratkan filosofi tentang pribadi yang kuat namun berhati lembut, teguh dalam prinsip, setia pada nilai, serta memancarkan keutamaan melalui kedewasaan dan pengendalian diri. Motif ini mencerminkan keseimbangan antara ketegasan dan kehalusan, menjadikannya simbol karakter yang matang dan berwibawa.







